KUCING KAMPUNG JUGA ISTIMEWA

Karya: Lilah


dilansir dari Wikipedia,menurut International Federationfor Animal Health Europe (IFAH) jumlah populasi kucing yang ada di dunia adalah sebanyak 220 juta ekor dan tersebar di seluruh belahan bumi. untuk jenis kucing, hanya ada sekitar 1% kucing ras di dunia dan sisanya adalah kucing hasil dari kawin silang. Di antara kucing hasil dari campuran ini adalah kucing Moggy atau di Indonesia kerap disebut kucing kampung dengan nama ilmiah Felis Silvestris. Dimana kucing ini masih banyak dijumpai di lingkungan sekitar rumah, pasar, dan tempat-tempat lainnya.

Kucing kampung adalah kucing dari hasil perkawinan silang antara kucing-kucing ras lainnya sehingga karakteristik dari kucing ini kurang jelas, sehingga kita dapat menyebutnya dengan kucing yang kehilangan identitas. Kucing kampung juga terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Domestic longhair dan Domestic shorthair. Dan di Indonesia jenis kucing kampung yang kerap dijumpai adalah jenis domestic shorthair. 

Lalu dimanakah letak keistimewaan dari kucing Moggy atau kucing Kampung? Menurut penelitian genetika, kucing kampung diduga sudah didomestikkan atau dipelihara sekitar 10.000 tahun yang lalu oleh manusia untuk mengusir hama seperti tikus dan kecoa. Dimana ini adalah bukti paling mendasar bahwa kucing dan manusia sudah memiliki hubungan dan menjadi cikal bakal kucing kampung saat ini. Dan meskipun hanya kucing kampung biasa, nyatanya kucing kampung masih memiliki keturunan dari kucing liar Afrika yang karakteristik nya hampir menyerupai kucing kampung.

Keistimewaan lainnya dari kucing kampung adalah, bahwa kucing kampung merupakan ras kucing yang memiliki kekebalan tubuh yang kuat atau paling sehat dibanding ras kucing lainnya. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya kucing kampung adalah percampuran dari beberapa ras kucing sehingga ia mempunya genetic pool yang luas sehingga kucing kampung relatif tidak memiliki isu genetik yang membahayakan. 

Ditambah jika anda memiliki kucing kampung dengan jenis domestic shorthair sehingga perawatan kucing terutama bulunya lumayan mudah, yakni cukup di menyikat dan membersihkan bulunya sesekali. 

Selanjutnya ciri-ciri dari kucing kampung yang pertama adalah tubuhnya lebih ramping dibandingkan dengan beberapa kucing ras lainnya, lebih lincah atau bar-bar, dan umumnya bentuk tubuh dari kucing ini cenderung pendek dengan leher yang kecil. Dan ada ciri yang khas pada kucing kampung adalah tanda huruf "M" yang terdapat di dahinya. Tanda ini disebut dengan Tabby, dimana warna sebenarnya dari Tani adalah keabu-abuan dan karena terdapat percampuran genetik dapat merubah warna dari tanda ini. 

Lalu keistimewaan lainnya dari kucing kampung adalah, ia tidak rewel dalam hal makanan. Bahkan banyak kucing kampung yang tetap sehat walaupun makanannya adalah ikan rebus yang dicampurkan dengan nasi, walau sebenarnya nasi tidak baik untuk kucing.

Dan uniknya, jika anda pernah memberikan makanan kepada kucing kampung yang tidak sengaja lewat didepan rumah anda walau hanya sekali, kucing kampung tersebut akan kembali lagi di keesokan harinya dan lama kelamaan akan tinggal bersama anda.

Kesimpulannya adalah, sebenarnya kucing kampung ataupun kucing ras lainnya adalah sama. Mereka sama-sama perlu perlindungan, perlu makan, perlu kasih sayang dari manusia yang ada disekitar mereka. Namun saat ini banyak orang-orang yang berkedok pecinta kucing namun hanya mau memelihara atau menyayangi kucing ras seperti anggora, Persia dan lain sebagainya. Bukan maksud saya mencela mereka, namun sebagian dari "orang-orang" ini tak segan menelantarkan atau bahkan memukul kucing kampung yang mungkin hanya sekedar lewat. Dan ada lagi orang-orang yang mengaku mencintai kucing kampung, namun disaat kucing mereka melahirkan, anak-anak kucing tersebut ditelantarkan di pasar dengan alasan sudah banyak kucing dirumah mereka. Dan lagi, Kucing-kucing kampung yang terlantar tidak akan mencuri makanan jika ia diperhatikan hidupnya, sama seperti manusia, kucing kampung yang terlantar mencuri untuk bertahan hidup.